Total Pageviews

Friday, 11 December 2015

Cerita Perjuangan Seorang Ibu Merawat Anaknya yang Menderita Leukimia

Sempat Dikira Demam Berdarah

“Saat itu anak saya Ario Falah, berumur enam tahun. Dia sering batuk dan batuknya berkepanjangan, tak urung sembuh. Karena ia batuk terus, saya jadi curiga dan langsung periksa lab. Saat itu, Ario juga mulai tak nafsu makan hingga turun bobot hingga 8 kilogram,” cerita Kartika yang kerap dipanggil Ika saat ditemui Fimela Family.

Ika juga bercerita pada saat itu kulit anaknya mengalami perdarahan sehingga timbul bintik-bintik merah dan juga biru lebam, ia pun cepat merasa lelah. “Awalnya, anak saya dikira dokter demam berdarah karena bintik-bintik merah di tangan tersebut, tapi ternyata itu adalah perdarahan kulit yang merupakan salah satu ciri anak kanker,” ujar Ika. Karena tak urung sembuh, ia membawa buah hatinya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan dari situlah ia tahu bahwa anaknya terkena penyakit Leukemia. Akhirnya, ia diberi jadwal pengobatan selama dua tahun. Namun, dokter di Indonesia menyarankan agar Ario dibawa ke Belanda agar pengobatannya lebih intensif. Terbanglah Ika dan Sang Buah Hati bersama ayahnya (kakek Ario) ke Belanda. Di Belanda, mereka diharuskan berada satu tahun untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

No comments:

Post a Comment